"Beri tahu aku siapa yang berani melukaimu!" Ucap Ansel dengan nada tinggi, Maggie diam, tubuhnya bergetar ketakutan seakan ancaman itu ditujukan padanya. Maggie menundukan kepalanya dalam, "Maggie." Ansel memanggil dengan nada rendah bermaksud memperingati Maggie agar menjawab pertanyaannya. Maggie menatap manik mata Hazel itu lekat, "Saya kepentok pintu!" Jawab Maggie dengan senyuman yang terlalu dipaksakan, bahkan tanpa melihat pun Ansel tahu jika Maggie sedang berbohong. Ansel berdecih ia tidak terima jawaban dari Maggie yang terdengar sangat tidak masuk akal di telinganya."yang benar saja." gumam Ansel. "Lalu kenapa kau berubah?" Ansel kembali bertanya, walau tidak puas dengan jawaban MAggie sebelumnya, tapi Ansel tidak ingin terus mendesak Maggie. Maggie kembali menunduk, "Aku m

