-Maggie Taylor Point-of-view - Aku menahan nafasku saat memasuki mobil yang memang sudah disiapkan untuk mengantarku dan mom ke bandara, entah mengapa rasanya aku ingin menangis saat ini, padahal selama aku bersama mom harusnya aku merasa bahagia, pikiran ku tertuju pada Ansel. Apa dia akan baik-baik saja tanpa ku? apa dia akan mencariku? atau akan bersama wanita lain? mengingat dia sebelumnya adalah seorang Ladykiller. Aku tersenyum kecut, mana mungkin diriku yang terlalu biasa ini mengharapkan hal itu dari Ansel yang seorang Trilliounaire Kaya raya, dan sempurna? tapi tetap saja hati ku sakit memikirkan kemugkinan-kemungkinan itu, bagaimanapun aku sangat mencintainya. Aku menghela nafas ku, aku baru sadar jika selama ini aku belum pernah mengatakan perasaan ku pada Ansel, selalu saj

