Hari-hari setelah acara tunangan berjalan seperti mimpi indah. Media sibuk memberitakan kemesraan mereka, perusahaan keluarga juga semakin solid, bahkan para karyawan ikut berbahagia melihat sang pewaris dan putri keluarga besar bersatu. Namun, di balik sorak gembira itu, Ferdy dan Zola sedang memasuki fase yang tidak kalah menegangkan: persiapan pernikahan. Siang itu, Zola duduk di kursi rotan butik desainer ternama, menunggu giliran. Hatinya deg-degan. Sebuah kebaya putih dengan detail payet halus sudah digantung rapi di depan cermin besar. “Cantik sekali, Zola. Desainnya benar-benar bikin kamu kelihatan kayak putri,” ujar Kamelia yang ikut menemani, matanya berbinar. Zola tersenyum, meski di dalam hatinya ada gelisah. Ia melirik Ferdy yang duduk di sofa, sibuk membuka ponselnya. Ket

