Tepat saat Yumna dan Duta sedang asyik bicara dan bercanda, Jone dan Dafa datang atas perintah Ayah dan Bundanya untuk mengetahui kondisi adik bungsunya, dan mencari tahu apa yang sebenarnya teerjadi pada Yumna. "Gimana keadaan kamu, Na?" tanya Jone pada Yumna yang tiba -tiba masuk ke dalam ruang rawat inap tersebut. Dafa langsung mengusap lembut Yumna, adik bungsunya. Dia sudah lama tidak bertemu dengan adik kesayangannya. "Kak Jone? Kak Dafa? Yumna baik -baik saja. Yumna kangen," cicit Yumna manja. Dafa dan Jone memeluk Yumna secara bergantian, dan duduk di kursi lipat yang ada di ruangan itu sebagai kursi tunggu penunggu pasien. "Sebenarnya ada apa ini? Kakak jadi menyesal meninggalkan kamu dan gak ikut LDK, kalau begini kejadiannya. Siapa pelakunya?" tanya Jone berapi -api. Jone

