s2.65

1060 Kata

Yumna kembali terdiam seribu bahasa saat berada di dalam mobil. Isi kepalanya mulai membuka satu per satu ucapan Duta yang terlalu sering memintanya menikah dalam waktu cepat. Entah apa alasannya? Melihat raut wajah Yumna yang terus murung, Duta menggenggam kembali tangan Yumna dan diusap pelan punggung tangan Yumna dengan ibu jarinya. "Gak usah di pikirin soal tadi. Kalau kamu keberatan ya sudah gak juga gak apa -apa. Kakak ngerti kamu pasti belum siap, soal ini," ucap Duta mencoba memahami perasaan Yumna juga. Yumna menoleh ke arah Duta dan menatap wajah Duta dengan sendu. "Kakak sudah siap? Kalau Kakak siap, Yumna juga siap," ucap Yumna dengan suara mantap. Duta tak percaya dengan jawaban Yumna, ini bukan mimpi kan? "Kakak siap, sangat siap," tegas Duta pada Yumna. "Yumna siap,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN