s2.50

1959 Kata

Duta menggandeng Yumna masuk ke dalam kantin kampus. Tak hanya satu pasang tapi beberapa pasang mata menatap pasangan sang Ketua BEM yang sudah beberapa kali memang terlihat mesra. Yumna awalnya agak risih juga di tatap seolah ia adalah maling tapi Duta berusaha meyakinkan semuanya baik -baik saja. "Santai aja, gak usah canggung," bisik Duta pada Yumna yang terlihat kaku. Yumna hanya mengangguk kecil dan mulai mengikuti ajakan Duta untuk memilih makanan. "Mau makan apa? Kakak mau pesen nasi uduk lengkap sama kopi, kamu mau apa?" tanya Duta lembut sambil menatap waajh Yumna yang bingun memilih makanan untuk sarapan pagi ini. "Yumna nasi goreng aja boleh? Sama s**u putih," pinta Yumna pada Duta. "Boleh. Kamu gak bakal eneg? Habiskan ya? Jangan di sisakan," titah Duta pada Yumna. "Siap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN