Kejadian kemarin benar-benar membuat Gendis benci dengan laki-laki. Seharusnya dia senang dan bahagia karena Glen mau bertanggung jawab. Setelah cinta satu malam itu, Gendis tentu saja bisa dikatakan wanita cacat sebab tidak perawan lagi. Namun Gendis sungguh benci bahkan dirinya sendiri. Padahal keluarga Glen yang dia temui ini sangatlah baik. Apalagi Ben telah membantunya mendapatkan kembali tas selempang yang di jambret tadi. Entah kenapa Gendis sungguh tidak mau berurusan dengan keluarga laki-laki yang telah menidurinya. "Tuan … saya mohon! Saya sungguh ingin mencari tempat tinggal sendiri. Saya harap ini pertemuan kita yang terakhir. Saya mohon! Nona … tolong, katakan sesuatu pada suami, Nona!" rengek Gendis karena mobil terus melaju. Chelsea tidak merespon. Ben akhirnya kembali men

