34.

678 Kata

Wajah tampan itu tersenyum licik menatap layar ponselnya yang menampilkan isi pesan dari wanita yang menjadi objek untuk di dekatinya kali ini. Kedua manik mata cokelat itu menatap tajam sahabatnya yang tampak fokus pada layar ponselnya sembari menikmati candunya. Mulutnya mengeluarkan gumpalan asap rokok yang tengah dihisap untuk merasakan kenikmatannya, begitulah yang di rasakan mulutnya. Gee meletakkan ponselnya ke meja, lalu menatap tajam ke arah sahabat wanitanya itu. "Bagaimana?" tanya wanita itu. "Berhasil," jawab Gee tampak puas dan bangga. "Bagus, sangat bagus." "Tapi, Mei, tidakkah menurutmu ini terlalu mencolok?" tanya Gee was-was. "Mencolok bagaimana?" sahut wanita yang bernama Mei itu. "Ya, menurutku saja. Secara aku mendekatinya terlalu singkat, apakah tidak menimbu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN