"HARI YANG MENDEBARKAN"

237 Kata
Semula aku ragu dengan niat aditya tapi karena tiap hari dia selalu menanyakan hal yang sama akhirnya akupun mengizinkan dia ke rumah namun sebelum aku membolehkan aditya aku sudah terlebih dahulu meminta izin pada keluarga ku. Sore hari setelah penutupan platihan kami semua bergeges pulang aditya datang menghampiri ku di parkiran " san nanti malam aku dan keluargaku ke rumah mu ya " aku terperangah dengan ucapan aditya " ahh dia benaran mau ke rumah ku bawah kelurganya emang apa sih maunya ni orang " kata ku membatin. " yah di tanya malah bengong boleh kagak ?" aku kaget dan lansung menjawab " hah iya boleh " sambil tersenyum girang dia berteriak " yes .....! sampai jumpa nanti malam san " diapun lansung menghidupkan motornya dan berlalu dari hadapan ku. Aku menarik napas panjang dan menaiki motor ku selama di perjalanan aku bertanya sendiri dalam hati " apa tujuan aditya mengajak keluarganya ke rumah ? apa hanya mau bersilahturahmi atau ...... ah gak mungkin dia kan gak pernah ngomong apa apa jangankan mengutarakan isi hatinya bertegur sapa dengan ku saja masih bisa di hitung hanya beberapa kali saja, ahh bikin pusing " Sesampainya aku di rumah akupun memberi tahu keluarga ku klau malam ini aditya dan keluarganya akan datang ke rumah.ke dua orang tua ku terlihat sangat ceria hari ini mereka senyum senyum mendengar kabar dari ku. aku mengernyitkan dahi merasa ada yang aneh pada ke duanya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN