Dua orang itu tak lain tak bukan adalah Batara dan Aletta. Aletta menatap ke arah Dewa dengan pandangan ketakutan. Sementara di dekatnya ada Dimas, lelaki yang tadi malam juga ada di resepsi pernikahan Papa dan Mamanya itu. "Sangat lucu apakah ini perkumpulan anak Papa? Kenapa, mayoritas anak Papa disini huh." Ujar Dewa yang saat ini ianpun diam lagi dengan hal ini. Yang lainnya pun sekarang hanya diam saja, bahkan sekarang ini beberapa dari mereka bertanya-tanya apa maksud dari Dewa itu karena memang aneh. "Kalian silakan masuk ke dalam." Ujar kepala sekolah kepada mereka semua dan sekarang ini mereka sudah berada di dalam ruang kepala sekolah. Untung saja disini banyak kursi Jadi mereka tidak perlu perebutan ataupun berdempetan. Sekarang kepala sekolah menjelaskan tentang apa yang har

