105. Panas

1628 Kata

Zeefa tiba di restoran itu, di tengah makan malam Maura dan ibunya berlangsung. Kebetulan Zeefa sudah makan, sehingga dia hanya memesan minuman ringan saja. Zeefa sempat menyalami ibu Maura dengan canggung. Sejujurnya ini kali pertama dia bertemu secara langsung sebagai kakak Maura yang juga merupakan anak dari Veiro Adhitama, mantan kekasih ibu Maura di masa lalu itu. “Bagaimana bulan madu kamu? Lancar?” tanya Theana, memecah kesunyian yang tiba-tiba terjadi ketika Zeefa menunggu minumannya dihidangkan. “Lancar, Tante.” Zeefa tersenyum canggung. Theana hanya mengangguk dengan senyum tipis menghiasi bibirnya, lalu dia kembali melanjutkan makannya. Maura merasakan keajaiban, dia bahkan tidak mual sama sekali sehingga dia makan dengan sangat lahap. Zeefa seperti memberi kode pada Maura

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN