Sudut Pandang Perspektif Nova “Nova cintaku?” Aku mendengar suara Brandon berbisik di telingaku, membelai lembut perutku. Aku keluar sepanjang pagi dengan ibuku. Kami menikmati waktu ibu dananak untuk membeli beberapa barang perlengkapan bayi. Aku juga memanjakan ibuku karena besok hari ulang tahunnya. Pagi tadi sungguh luar biasa, tapi aku cukup lelah dibuatnya, hingga kuputuskan untuk tidur siang, meski tidak tahu sudah berapa lama aku tertidur. “Hmm? Apa semuanya baik-baik saja? Berapa lama aku tertidur?” Aku berkata dengan lelah sambil membuka mataku. "Yah, aku baru kembali sekitar dua jam yang lalu, dan menemukan kamu tertidur lelap. Jadi sepertinya sekitar beberapa jam," ujarnya. Brandon menghabiskan pagi hari dengan ayahku, pergi bermain golf. Mereka melakukan apa pun yang dila

