Seminggu telah berlalu dari acara pernikahan Kevin namun berita mengenai diriku dan Darren masih terus saja dibahas dan menjadi topik hangat di kantor. "Gila pacarnya Vita cakep banget." "Pantesan saja Kevin di tolak, pacarnya kaya begitu." "Si Vita dapet di mana ya pacar kaya begitu? Pengen satu buat gw ajak ke KUA." dan masih banyak pujian-pujian lainnya. Yah, meski rata-rata pujian yang ditujukan lebih kepada Darren dan ketampanannya sementara ucapan yang mereka tujukan untukku lebih terdengar seperti penghinaan atau sebuah sikap iri karena memiliki kekasih yang tampan. “Khilaf itu cowoknya jadi sebentar lagi juga bakalan putus. Yakin gw.” “Ah, palingan juga cowok sewaan biar si Vita enggak malu saja dateng ke nikahan Kevin. Sekarang kan banyak tuh cowok ganteng yang menjajakan

