Jangan lupa vote dan coment ya. Fikiran Mentari mau tidak mau selalu kembali pada ucapan Miko, menyangkal apa yang cowok itu katakan soal bagaimana perasaan Mentari sama besarnya pada Miko dan Raja, tidak mungkin kan. Ayolah jangan memperumit keadaan. Sudah cukup sejak dulu ia tak bisa memilih antara Raja dan Miko, gadis itu menatap Miko sekilas, cowok itu kini duduk di sebelahnya, mereka tengah menikmati jam istirahat di lapangan basket. Mentari tidak menemukan perasaan berdebar, dan perasaan membuncah seperti saat ia bertemu Raja, jelas Miko salah. Tapi apa yang membuat Miko mengeluarkan kalimat yang mampu membingungkan Mentari. Sekarang, Mentari mencoba memperhatikan Raja yang sedang bercengkrama bersama teman-temannya, masih ada Wanda yang mengekor, cowok itu hanya diam, sementara

