Shopia memeluk hangat Alya, calon menantunya. Rasanya sudah tak sabar Alya kembali menjadi bagian dari keluarga mereka. "Maafkan Bunda." Shopia mengingat apa yang diceritakan Gema tentang Yasmin. Rasanya kala itu kemarahannya meluap-luap, kalau saja ada Yasmin di sana, mungkin Shopia akan membanting wanita itu. Beraninya wanita itu berselingkuh, lalu membuat seakan-akan Gemalah yang salah dan membodohi Alya sehingga Alya menjadi korban. Dan yang perlu diingat hal ini tidak terlepas dari keponakan-keponakannya yang licik, semoga mereka mendapatkan ganjaran yang setimpal. "Kenapa minta maaf?" Alya terlihat bingung. "Dulu Bunda pernah kecewa sama kamu, padahal itu bukan kesalahan kamu, Bunda saja yang tidak arif dalam situasi saat itu." Alya mengerti maksud Shopia, walau dia juga tidak

