CHAPTER 37 : MARAH

1351 Kata

Gema seseorang yang jarang sekali menangis, tapi hari ini air matanya tumpah melihat calon istrinya terkulai lemah tak berdaya di ruang rawat rumah sakit. Ketika dia mendapat telepon dari Rizky, ia bergegas ke tempat Alya dan saat ia tiba, di sana hanya ada Triplet yang ditenangkan oleh warga sekitar karena menangis kencang. Tubuhnya kaku ketika mendengar Alya dilarikan ke rumah sakit. Ratih pun ikut bersamanya. Gema melihat noda darah di lantai, menurut warga, mereka mendapati Alya sudah pingsan dengan kepala berdarah. Di sinilah ia sekarang menggenggam telapak tangan Alya yang belum sadarkan diri sejak beberapa jam yang lalu. Sementara Triplet sudah di rumahnya begitu juga Ratih. Rizky sedang pergi melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib. Gema rencananya akan pergi ke rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN