Gion melangkah memasuki fakultas ekonomi dan bisnis tempat ia mengajar hampir dua tahun terakhir. Namun, rasanya ada yang berbeda kali ini, mengapa beberapa mahasiswi yang berpapasan dengannya tampak suram sekali. Ada apa ini? batin Gion bertanya-tanya. Gion memasuki ruangannya dan seperti biasa ada tiga dosen yang seruangan dengan dirinya sedang berkumpul. "Pagi," sapa Gion. Walaupun wajahnya datar, dia rajin menyapa rekan sesama dosen. "Pagi, Pak Gion," balas mereka. "Pak, sudah tahu kalau Pak Rendra mau menikah seminggu lagi. Ini undangannya, kita semua diundang," ungkap Wahyu sambil menunjukkan undangan pernikahan Rendra. Oh, ternyata Pak Rendra mau menikah, pantas saja suasana suram seperti ini, batin Gion. "Saya yakin banyak yang patah hati, apalagi mahasiswi. Pak Rendr

