Aku tidak pernah menyesal karena telah mencintaimu. Semesta tahu, dengan siapa semestinya kita bahagia. *** Alfian berlutut di hadapan Ibu, menunjukkan rasa hormatnya. Aku melihat kasih sayang yang tak terbatas dari keduanya, terutama dari Ibu. Terlihat saat Ibu mengelus lembut kepalanya dan Alfian tampak begitu nyaman. "Bu ... Zizi sudah banyak menahan sakit selama ini. Setelah menikah pun dia harus merasakan sakit karena harus pergi meninggalkan kedua orang tuanya. Demi mengurus Fian, putra Ibu. Tolong, buat dia nyaman di rumah ini. Buat dia merasa seperti di rumahnya sendiri." Meski suaranya lirih, aku masih mampu mendengar percakapan mereka. Ibu masih tidak menghentikan aktivitasnya, dengan lembut dan penuh kasih sayang ia belai putranya. "Nak, setelah menikah dia bukan hanya menj

