DB-0- Prolog

240 Kata
Kenalin, nama gue Alina Permata Sari. Mahasiswa tingkat akhir di Prodi Kimia. Bagi gue, menjadi mahasiswa tingkat akhir, itu berarti lo harus/kudu/musti dan wajib sering-sering bimbingan skripsi. Biar apa? ya biar cepat selesai terus wisss-udah deh. Tapi nyatanya, perjalanan semester akhir gue gak segampang itu ferguso! gue gak cuma musti bimbingan skripsi, tapi sebelum itu, ada hal yang lebih krusial lagi. Hal itu adalah riset(penelitian) di laboratorium. Akan sangat baik kalau gue dapat dosen pembimbing yang bisa bantu gue melewati fase riset ini agar lebih mudah. Namun, memang benar kalau mujur tak dapat diraih dan balak tak dapat dihindari. Gue malah dapat dosen pembimbing manusia setengah batu. Namanya Gala. Temen-temen gue manggilnya Pak Gala, tapi gue lebih setuju kalau dia dipanggil lelaki batu berwajah kaku. Entah ada dendam kesumat apa si Pak Gala ini sama gue, namun selama bimbingan, ada-ada saja yang dia gak suka, terus dia suruh ganti/ngulangevisi. Mulai dari bimbingan proposal penelitian, penelitian di labor sampai pada bimbingan skripsi. Lalu, yang paling membuat kehidupan semester akhir gue jungkir balik yaitu, wasiat jodoh dari almarhum kakek untuk gue. Barangkali cerita gue ini udah mainstream ya, menikah karena dijodohkan. Tapi, nyatanya kisah perjodohan gue gak sesimple itu. Terlebih lagi, orang yang dijodohkan sama gue adalah orang yang paling gak pernah gue bayangkan sama sekali. Yaitu orang yang selalu gue keluhkan karena sering bikin masa-masa semester akhir gue jadi penuh lika-liku. Dan ternyata, kisah kami selanjutnya jauh lebih pelik dari sebelumnya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN