Bukan Mereka, Tapi Hanna!

1552 Kata

Max tak selalu pulang ke rumah yang ditempati oleh Hanna setiap hari. Dia harus tetap menjaga rahasia pernikahannya ini dari seluruh keluarga dan orang-orang terdekatnya. Kebetulan, sudah seminggu ini orang tua Max sedang ada di Jakarta. Seminggu itu pula Max tak pulang kepada istrinya. Tak ada panggilan telpon atau pesan masuk, Max pergi dan menghilang dari pengawasan Hanna bagai ditelan bumi. Hanna ingin sekali menanyakan kabarnya, tapi dia urungkan karena dia tahu dia tak berhak melakukan itu. Hanna hanya akan bertemu Max jika memang Max ingin bertemu dengannya. 'Begini lah nasib jadi seorang simpanan tuan muda kejam yang super power seperti papamu, Nak!' ungkap Hanna dalam hatinya sembari mengelus-elus perutnya yang semakin berkembang. Hanna harus pasrah, karena bagaimana pun m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN