Jejak Parfum Asing

1088 Kata

Hari itu, Ratna kembali menyudutkan Nayara. Seakan belum cukup luka yang ditorehkan keluarga Arga, kini ibunya sendiri yang kerap menjadi lawan. Di rumah besar itu, suara Ratna terdengar lantang memarahi menantunya. “Gara-gara kamu, Arga sering marah-marah!” serunya dengan tatapan menusuk. “Kamu itu istri macam apa, Nayara? Tidak bisa bikin suami tenang, tidak bisa bikin rumah damai!” Nayara berdiri terpaku di ruang tengah, wajahnya ditahan setegar mungkin. Hatinya perih, tapi bibirnya enggan membalas. Ia tahu setiap kata hanya akan berakhir sia-sia. Ratna terlalu keras kepala untuk mendengar penjelasan. Namun semesta seakan tidak pernah tidur. Di saat Nayara dijatuhkan dengan tuduhan tanpa dasar, putri kesayangan Ratna—Indira—justru menerima tamparan karma di rumahnya sendiri. *** Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN