61. Sebuah permainan

1183 Kata

"Mm-maksud Kakak?" "Kamu tahu jelas maksudku. Cabut tuntutanmu, atau aku akan melakukan banyak hal untuk membuat hidup kalian menjadi tak tenang!" ulang pria itu, kemudian berlalu pergi. Meninggalkan Dea yang seketika mematung di tempatnya. Dea menatap kepergian pria itu, sembari meneguk ludah. Ditutupnya pintu unit itu cepat-cepat. Lalu memutuskan untuk menyandarkan dirinya pada balik daun pintu dengan mata terpejam. Dengan sedikit tergesa, Dea pun lantas melangkahkan kakinya kembali masuk ke dalam unit, setelah memastikan bahwa pintu itu telah terkunci dengan benar. Hingga tak lama kemudian .... Teeet ...! Bel itu kembali berbunyi. Membuat Dea seketika menghentikan langkah kakinya. Wanita itu tampak terdiam untuk beberapa saat lamanya. Menoleh sejenak ke arah pintu, ia pun lalu meme

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN