Hira terburu-buru ke kampus sebab tiba-tiba ia mendapat panggilan dosen pembimbing Studi Fenomena kemarin yaitu kanjeng mami, sebutan untuk dosen perempuan killer yang sudah Sepuh aliah Bu Yanti. Hira berkali-kali menghembuskan nafasnya pelan supaya tidak emosi sebab posisi Hira berada di salah satu kos temannya tetapi langsung disuruh datang ke kampus detik itu juga. "Duh Gusti, paringana sabar." Gumamnya. Lantas Hira segera masuk ke ruang dosen yang berada di lantai pertama, dekat studio anak Geografi Internasional. Setelah 30 menit, akhirnya Hira bisa bernafas lega. Ia langsung keluar dari ruangan tersebut dan segera mencari minum sebab ia sudah haus. Hira yang sudah malas ke kantin, ia membeli minuman di kantin kejujuran yang berada di lantai satu juga. "Eh lo kok disini? bukannya n

