SEMBILAN

1087 Kata

Wajah Abimanyu berubah merah padam dan menatap tajam ke arah pintu bilik, menunggu wujud cantik yang ada di dalamnya keluar untuk menjelaskan padanya tentang apa yang ia barusan lihat. Abimanyu melirik ponsel Cempaka yang masih berada dalam genggaman tangannya panggilan sudah berakhir, ia tak mau juga mengangkatnya tak berselang lama terlihat ada sebuah pesan masuk. Mom Stefany Dario: "Telpon Mom segera ya Nak? Mommy dan Daddy kangen Casta." Begitulah isi pesan berbahasa Inggris kepada Cempaka. Wajah Abimanyu semakin memerah, bahkan warnanya sampai menjalar pada telinga dan lehernya. Ia terpana keringat dingin terasa menjalar dari tengkuknya dan mengalir membasahi tulang punggungnya. Nama itu, nama yang dengan mati-matian coba ia enyahkan dari hidupnya, walau tidak bisa dipungkiri dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN