17-30

1100 Kata

"Papa...." Alee terkesiap demi melihat Naufal merangsek maju, matanya yang merah membasah, suaranya hilang timbul memanggil papanya. Dia duduk bersimpuh di hadapan gundukan tanah yang masih merah. Beberapa orang menaburkan bunga. Alee yang berniat ikut menabur bunga, ngurungin niatnya. Keanu mencekal tangan Alee lalu menggeleng. Langkahnya menyurut ke belakang, ikut menjauh bersama orang-orang yang mulai membubarkan diri. Menyisakan Atha, Keanu, Wak Tengku dan Naufal. Naufal masih terisak di sana. Nggak sadar akan kehadiran yang lain. "Maaf, Pa... Maaf..." Sedang di tempat parkir, Alee ditemani Azril. "Kenapa tadi gak ikut masuk?" tanya Alee, menyikut lengan adiknya. Mata Azril menyipit menghindari tiupan angin yang cukup kencang, kayaknya bakal hujan. "Parno gue ikut ke sana!"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN