61

1607 Kata

"Gus, ayo ke kantin," ajak Niko saat bel istirahat telah berbunyi. "Ngga ah males, di sana rame," tolak Agustin. "Tapi kan lo harus makan Gus, jadi ayo yah, pergi ke kantin bareng gue. Gue traktir deh," bujuknya "Ngga mau Ko, di sana rame. Lagian kan gue juga bawa bekal ini. Jadi gue makan di sini aja." "Segitu kurang Gus. Lo harus makan banyak biar cepet sembuh." "Yaudah kalo emang makanan gue dirasa kurang banyak buat lo. Sana, pergi beliin gue makanan dan bawa ke sini! Gue ngerasa males Ko di tempat rame, gue juga udah mulai ngerasa muak sama orang-orang beberapa hari ini! Jadi kalo lo pengen gue makan banyak, sana pergi ke kantin sendirian dan gue tunggu di sini!" jawab Agustin dengan keras kepala. Sejak tangannya mendapatkan perban,  para siswa memang menjadi heboh, terutama sis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN