Suasana kantor Bryan sibuk seperti biasanya, semua orang berpaku kepada pekerjaannya masing-masing termasuk Bryan. Drrttt...! Ditengah kesibukannya dengan berkas-berkas, HP yang dia letakkan di atas meja tiba-tiba saja berbunyi. Tidak ada nada dering yang terdengar karna dia membuat pengaturan mode getar. Bryan melirik sekilas ke arah benda pipih yang mengusik ketenangannya itu. Tidak ada nama seseorang di layarnya. Nomor sipenelfon adalah nomor yang tidak di kenal. "Halo?" ujar Bryan, menerima panggilan itu. "Tuan masuk rumah sakit dan beliau ingin bertemu dengan tuan muda," jawab seseorang di sebrang sana. "Saya sibuk," tolak Bryan yang mengenali suara itu. "Tolong tuan muda, anda adalah satu-satunya keluarga yang beliau punya dan beliau sangat ingin bertemu dengan anda," mohon o

