PC ~ Bukan Makhluk Mistis

2114 Kata

Selesai mengantar Aero, Starla kembali ke Apartemen. Starla lelah jiwa dan raga, fisik dan mental, jazad dan rohani. Saking lelahnya, tidak ada penggambaran lagi. Ibarat jalan, sudah mentok, tidak bisa ke kiri, tidak bisa ke kanan, tidak bisa maju ataupun mundur. Masuk ke Apartemen, Starla melangkah pelan sembari membawa beberapa berkas di tangannya. Langkahnya lambat, cara berjalannya juga tidak setegak saat dia berangkat. Otaknya di peras, hatinya di tikam, jam tidur tidak beraturan, mood berantakan, tapi bibir di paksa untuk tersenyum lebar. Hidup.. benar benar menyakitkan. "Ehm." Starla yang tidak menoleh ke kiri dan ke kanan, tangannya yang sudah menyentuh gagang pintu hendak membuka pintu kamar tidurnya, berhenti di udara. Starla tersentak. Dia memiringkan sedikit kepalanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN