Starla berjalan dengan langkah lambat untuk kembali ke meja dimana William, Bastian dan Aero berkumpul. Pikirannya berisi bermacam macam hal yang tidak kunjung dia mengerti. Beri dia berkas, maka dia akan menyelesaikannya dengan baik dan benar tanpa ada satupun kesalahan. Tapi untuk memahami seorang pria, dia tidak berada pada tahap itu. Baginya, itu terlalu rumit yang sulit di pahami. Baru beberapa langkah meninggalkan lantai dansa.. tiba tiba.. BRUGGHH.. "Aw." Starla hampir saja jatuh saat tanpa sengaja menabrak seorang wanita. Tubuhnya yang tidak seimbang, nyaris tumbang, namun.. buru buru dia memperbaiki gaya berdirinya sembari membetulkan gaunnya yang tersingkap. "Maaf, Nyonya, saya tidak se-" Ucapan Starla terhenti di udara saat dia menaikan wajah kala pandangannya tanpa sengaja

