"Baiklah, kalau anda bersikeras akan menunggu, saya akan meminta seseorang untuk membuatkan anda minuman." Starla masih beramah tamah dengan Luviana meski sebenarnya dia sedikit kesal. "Minuman apa yang biasanya anda minum?" Starla menambahkan. "Mm.." Luviana berpikir sebentar sembari melihat hasil bidikan di dalam hp. Tangkapan kameranya bagus dan dia bingung foto mana yang harus di upload di media sosial. Satu fotonya yang berada di perusahaan Aero dan satu lagi.. nanti akan dia ambil saat dirinya bersama Aero. Bersanding dengan Aero, Luviana yakin akan semakin di hormati di kalangannya. Apalagi kalau dia berhasil menikahi sosok dingin itu, dia yakin semuanya akan sempurna. "Buatkan aku secangkir teh." Luviana berkata pada akhirnya. Perasaannya cukup baik saat ini meski dia harus menu

