"Seharusnya.. Ivo akan menghubungi ku sebentar lagi." Baru selesai Aero berkata, hpnya sudah bergetar. Aero mengambil hp dari dalam saku celana, dan benar.. nama yang tertera pada layar adalah Ivo. Aero melihat ke arah Josafath sekilas sebelum menerima panggilannya. "Bagaimana?" Entah apa yang Ivo katakan, Aero hanya mengangguk lalu menutup panggilannya. Aero melihat hpnya sekilas sebelum akhirnya menyimpannya lagi. "Ada apa? Kenapa wajahmu seperti itu? Apa jawaban Ivo membuatmu tidak puas?" Josafath bertanya setelah melihat wajah Aero sedikit berubah. Kalau tebakannya benar, seharusnya pihak dari Daimler AG tidak mudah di atasi. Orang kaya biasanya tidak begitu menginginkan uang atau jabatan, mereka hanya menginginkan koneksi untuk mempermudah usaha. Namun, Daimler AG berbeda dengan

