Ozil 27. "Wanita sombong!" Pria besar itu mengangkat pedangnya. Menangkis serangan Diantika, lalu melempar wanita itu dan memberi tebasan bertubi-tubi yang sedikit sulit dihindari oleh Diantika. Kekuatan dan kecepatan jauh lebih kuat dari apa yang dia pikirkan, pria ini memiliki sesuatu yang tak dimiliki oleh Diantika. Wanita itu melompat mundur, menjaga jarak dari pria besar yang di bantu beberapa anak buahnya menyerang dirinya dengan senapan. Diantika bahkan agak kesulitan untuk menghindari serangan itu. "Jangan ganggu urusanku, lebih baik kalian fokus serang pria monyet di sana." Dengkus si jendral bertubuh besar itu pada prajurit yang mengganggu kesenangannya dengan lawannya. "Sekarang." Pria itu menatap Diantika, memasang kuda-kuda dengan seringai di wajahnya. "Tidak akan ada la

