Ozil 45. Setiap Ozil memiliki bulatan satu sama lain, dengan Ozil yang lainnya, dan hal itu yang membuat pria gemuk mendesis tajam, terlebih saat aura dari Rey perlahan melemah dan menghilang. Dia yakin anak bodoh itu pasti sudah dikalahkan oleh dua orang tadi. "Dasar bodoh! Sudah ku bilang, jangan terlalu ceroboh, tapi masih saja bertingkah gegabah!" Desis pria gemuk itu, dia terus berlari menyusuri hutan, berusaha untuk kabur dan meninggalkan jejak agar dirinya tak tertangkap, bukan dia takut, hanya saja dia ingin lebih menyelamatkan diri dan membawa sanderanya ke hadapan Quila, bukan malah mati di hadapan musuhnya. Tak ingin terkejar pria gendut itu berusaha menambah kecepatannya, dia ingin segera sampai, karena tak lama lagi dirinya akan sampai di pintu masuk te sembunyi di dalam hu

