Ozil 61 Kail merasa sangat lelah setelah mengurus semua masalah dan persiapan untuk penyerangan, kini dia berharap bisa menghilangkan rasa lelah dalam dirinya di dalam kolam pemandian umum. Dengan tubuh penuh keringat dia melangkah gontai, masuk ke dalam ruang ganti lalu melepaskan semua pakaian yang dia kenakan dan berganti dengan handuk kecil yang hanya menutupi sedikit saja tubuhnya. Dia menghela napas pelan, lalu melangkah masuk, menikmati tempat pemandian air panas yang dirasa masih sepi malam itu. Dia pikir, tidak ada orang bodoh yang mau menghabiskan waktu malam hari mereka dengan berendam air panas. Untuk itu dia memilih berendam di malam hari, di mana dia akan bebas menikmati waktu tanpa ada keributan yang sering terjadi di kolam pemandian. Namun bayangan untuk tenang berangsu

