Clarinda merasa tidak enak pada Antaka mengenai kejadian semalam, membuat dokumen - dokumen kantor dari pria tersebut berserakan karena keteledorannya, sehingga pagi ini ia memilih untuk bangun dengan cepat dan menyiapkan sarapan bagi pria tersebut. Dibutuhkan waktu sejam lagi untuk matahari memunculkan niatannya terbit dan menerangi seluruh kota agar orang - orang dapat melakukan tugas dan tanggung jawab yang mereka emban. Sayangnya Clarinda sudah lebih dahulu membuka matanya karena dorongan yang kuat dari dalam dirinya terlebih kebiasaannya selama ini . Dipandangnya sesosok pria disampingnya yang berada dalam satu ranjang dan selimut yang sama dengannya namun tidak berada dalam satu ikatan murni yang sama. Memikirkannya membuatnya membalikan tubuhnya secara menyeluruh agar dapat mema

