Savalas duduk di sofa ruang tamu dengan cemas bahkan pakaian kantornya belum di gantinya. Perkelahiannya bersama Clarinda semalam membuatnya risau dan cemas setengah mati saat perempuan yang masih berstatus sebagai isterinya itu tidak kunjung kembali ke rumah sakit. Membuatnya segera berlari keluar untuk mencari keberadaan Clarinda, sayangnya isterinya itu sudah tidak dapat di temukan olehnya hingga rasanya Savalas mulai menyesali pertengkaran mereka. Seharusnya semuanya tidak seperti ini. Pernikahannya seharusnya masih bisa di pertahankannya tanpa terbongkarnya hubungannya bersama Clarisa tapi, sekarang itu hanya angan - angan saja. Ponselnya yang di letakannya di atas meja itu kembali berdering untuk kesekian kalinya selama beberapa menit membuat Savalas hanya menghela nafas dan ke

