Antaka hanya berdiam diri untuk beberapa saat tetap di kursinya selepas perginya Clarinda, meninggalkannya sendirian di ruang makan ini. Matanya tidak bisa lepas dari tempat menghilangnya Clarinda, meskipun sosok perempuan tersebut sudah tidak ada disana. Sebelah jemarinya mengetuk pelan meja makan yang mengeluarkan suara pelan dari tindakannya tersebut, terlihat bahwa Antaka tengah memilirkan sesuatu. Kejadian subuh tadi telah di coba untuk di urusnya tapi, sepertinya ia kurang memaksimalkan semunya sehingga perempuan tersebut bersikap seperti ini padanya. Memaksa Clarinda berbicara padanya setelah pertengkaran mereka, sepertinya bukan hal yang baik namun membiarkannya berdiam sendiri untuk beberapa saat, tanpa adanya komunikasi di antara mereka berdua jelas tidak akan membuat Anta

