Savalas mengunci pintu ruang kantornya sesaat setelah sekertarisnya itu keluar dari ruang kerjanya meninggalkan dirinya bersama Clarisa di dalam ruang kerjanya. "Kamu mau ngomong apa ? Aku nggak punya banyak waktu." Ucap Savalas membuat Clarisa yang menatapnya dengan kedua tangan yang saling menopang itu mendengus saat mendengar ucapannya. "Clarinda udah tahu kalau kamu sama aku selingkuh." Lugas Clarisa membuat Savalas segera berjalan menghampiri dirinya lalu mencengkram kedua bahunya dengan kuat bersama dengan sorot tajah dari kedua manik mata hitamnya yang menyipit menyelidik. "Kamu yang kasih tahu Clarinda soal hubungan kita ?" Tanya Savalas dengan tajam menuduh Clarisa, dirinya belum tahu pastinya bagaimana bisa isterinya itu mengetahui hubungan gelapnya bersama adiknya senidir bah

