Selepas kepergian Antaka, Clarinda lebih memilih untuk kembali berkeliling memenuhi penthouse pria tersebut. Sedikit menyibukan diri unruk menjadikan pelarian bagi pikirannya yang tidak tenang. Meskipun bukan lagi pertama kali untuknya mengelilingi penthouse milik pria tersebut, dirinya masih saja belum terbiasa dengan seluk - beluk penthouse mewah Antaka ini. Clarinda tahu sebagai seorang dokter anak pria tersebut masih tergolong memiliki uang yang tidak sedikit namun untuk membeli penthouse sebesar ini hanya dengan mengandalkan gajinya sebagai seorang dokter itu sedikit tidak mungkin baginya. Namun, mengingat Antaka memiliki perusahaan maka itu bukan lagi hal yang tidak mungkin baginya. Antaka bekerja dengan begitu keras dan kini menikmati hasil dari kerjanya. Ini sepadan. Setelah

