Laura. Aku tak percaya hari ini akan tiba. Nico mengajakku dan Cella untuk datang ke rumah keluarga Mom yang berada di Ubud. Cella juga ikut denganku dan Nico. Kami sengaja jalan pagi-pagi agar sore nanti kami masih bisa makan malam bersama dengan yang lainnya. Katanya sih, anak-anak yang lain mau main banana boat, parasailing dan keliling ke Pulau Penyu. Sementara mereka semua bersenang-senang, aku harus ke Ubud. Mempertaruhkan seluruh harga diri dan ketakutanku saat bertatap muka dengan keluarga besar Mom. "Kamu takut?" Tanya Nico. Aku ingin bilang tidak. Tapi nyatanya aku memang ketakutan untuk mendatangi keluarga Mom. Kali terakhir aku datang kemari adalah empat tahun yang lalu, saat Lucia ketahuan hamil. Kami kemari untuk meminta bantuan finansial. Hasilnya, kami memang diberik

