MIKE - Jill tersentak bangun karena cahaya matahari yang menembus masuk melewati ventilasi udara merambat di atas lantai semen dan memberi sedikit penerangan di tengah ruangan gelap itu. Dengan susah payah Jill bangkit dari atas matras tipis yang menjadi alas tidurnya. Ia meringkuk ke arah dinding saat tubuhnya menggigil kedinginan. Tubuhnya bergetar sedang jari-jarinya menekuk dengan kaku. Jill mengalami mimpi buruk saat berada disana, tak terhitung banyaknya suara yang muncul di kepalanya. Jill tidak dapat mengingat berapa lama waktu yang telah ia habiskan di ruangan itu, berapa banyak malam yang telah dilewatinya sementara pertolongan tak kunjung datang. Jill merasakan setiap menit yang dilaluinya disana perlahan-lahan memakannya. Sewaktu-waktu, ketika ia tidak juga menemukan cara

