Aku memasuki ruangan office dengan tergesa. Setibanya di kubikel tempatku bekerja, segera kukemasi barang-barang pribadiku. Ada satu pasang sepatu di bawah kolong meja yang biasa kupakai saat hendak dinas luar. Beberapa sachet kopi dalam laci. Pastinya kopi penghilang penat ketika deadline. Serta buku agenda yang kubuat untuk mencatat jadwal harianku. Kumasukan dalam satu kantong kecil yang kulipat dalam laci. Segera kubereskan berkas dan kubuat detail kerja yang masih pending serta yang sudah selesai untuk dilakukan handover. Sekitar lima belas menit area kerjaku sudah rapi. Kini tinggal nunggu Pak Hilman datang untuk berpamitan dan serah terima pekerjaan. Setelah serah terima tinggal ke bagian HRD mengurus data kehadiran dan mengembalikan Id card. Sambil menunggu penutupan meeting.

