Bab 96 - SBN 7

910 Kata

BATAL NIKAH (7) Tinggal seatap bersama orang asing yang tiba-tiba menjadi suami itu hal yang terasa aneh dan membingungkan. Segalanya masih serba canggung. Terlebih karakternya yang lebih banyak diam ketimbang mengobrol membuat suasana masih saja sama. Kami bak orang asing. Menghabiskan waktu dengan saling berdiam. “Bang, aku mau tidur, ya!” Aku beranjak dari depan televisi. Sedari tadi hanya suara dari dalam sana yang membuat suasana rumah ini sedikit hidup. “Iya,” ucapnya sambil melirik sekilas ke arahku. Lalu kembali fokus pada gawainya. Aku beranjak ke kamar. Meniti tangga ke kamar kami yang berada di lantai atas. Semua barang-barangku sudah diletakkan olehnya di sana. Gegas kuberganti pakaian, menggunakan pakaian tidur. Setelah itu, segera menunaikan shalat isya. Lalu membaca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN