"Kamu kenapa? Anggi!" Berulang kali Agung mengetuk pintu kamar mandi setelah mendengar teriakan nyaring Anggi tadi. Tadinya dia hanya ingin mengambil sweater dan kembali keluar setelah memperingati Anggi bahwa jalan akan macet, tapi kemudian ketika dia ingin menutup pintu, dia malah mendengar Anggi yang berteriak keras sekali. Sudah begitu pun, Anggi malah tidak menjawab pertanyaan Agung walaupun Agung mengetuk pintu sejak tadi. Tidak dibuka juga, Agung berniat mendobrak pintu kamar mandi. Untungnya, sebelum dia melakukan itu Anggi sudah lebih dulu membukakan pintu untuknya. "Kamu kenapa?!" Langsung Agung memegangi kedua pundak Anggi, memeriksa keadaan istrinya. "Aku tadi kepleset, Mas," adu Anggi. Mata Agung melebar, terkejut. Yang dia tahu, jatuh di kamar mandi adalah sesuatu yang b

