23/33 affair part “Enggalah Pak, saya mijit Bapak aja. Sayakan juga tinggal sendiri di kota ini, jadi gak banyak orang yang dekat sama saya, paling ibu sama bapak kost aja,” jawab Fania. “Tapi enak loh Fan, otot saya jadi rileks nyaman gitu rasanya. Mau deh saya jadinya dipijit begini sering-sering,” tutur Rizal dengan nada bercanda tapi berharap. “Ih Bapak keenakan, mana bisa sering-sering saja pijit nanti apa pandangan orang sama saya. Nanti saja malah dikira tukang pijit bukannya guru,” seru Fania dengan nada merajuk. “Oh…, jadi kalau gak ada orang yang lihat mau dong ya?” goda Rizal. Sedangkan Fania tetap terus melanjutkan pijitan kecilnya yang malah semakin tidak terasa memijit melainkan membelai. “Tergantung kalau Bapak lagi mau, ya saya pijitin deh. Kalau lagi gak mau saya

