01o 15/1 Masih di Bakery’ss Je…. “Ah! Astaga!” Yuuna tersentak kaget dan spontan mundur beberapa langkah ke belakang. “Kamu mengagetkanku Luk!” kesal Yuuna sambil mengelus dadanya, jantungnya berdetak kencang seperti saat itu dia sedang dilanda serangan jantung. “Maaf,” ujar Lukas, tidak ada senyum dan Yuuna tidak masalah. “Kamu tidak pulang?” tanya Lukas, hanya Lukas yang menurut pada Yuuna saat di luar jam kerja tidak seharusnya memanggil Yuuna dengan sebutan ibu, dan lagi pula Lukas sendiri juga tidak nyaman untuk memangil Yuuna dengan sebutan Ibu. “Belum, aku masih punya pekerjaan. Kalau kamu mau pulang dulu, pulanglah yang lain sudah pulang semua. Manfaatkan waktu pulang cepat ini karena jam pulang cepat ini tidak berlangsung lama,” ujar Yuuna. “Kenapa tidak pulang? Apa yang aka

