Lupa Diri

1275 Kata

Kembali pada masa Rendy tengah bersitegang dengan sang Ibu. Rendy menatap Ibunya dengan tatapan sendu dan kasihan. “Ibu, tolong lupakan kesalahan almarhum Bapak. Kalau Ibu terus begini Ibu bukan hanya menyiksa Indri tapi Ibu juga menyiksa diri Ibu sendiri,” tutur Rendy menatap mata sang Ibu dengan tatapan menyalurkan pesan yang dia ucapkan seperti yang pernah Kakak Iparnya ajarkan. “Tatap orang yang ingin kamu sampaikan pesan dari ucapanmu, selembut mungkin saat dia bimbang dan mungkin saat dia sudah merasa bersalah,” pesan Kamisah yang saat ini sudah pindah ke Malaysia karena pekerjaan abangnya dipindahkan ke negeri dengan gedung kembar itu. “Rendy mohon Ibu, maafkan dan biarkan semua berlalu. Indri bukan wanita jahat seperti Fania itu-/” “Jangan sebut nama wanita itu! Ibu tidak suka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN