Sesampainya di rumah produksi Ibu Aneu, Bee langsung disibukkan dengan pekerjaan. Membuat pola dan menjahit yang dimentori langsung oleh Ibu Aneu. Melupakan niatnya untuk menghubungi Akbi sebentar saja hanya untuk mengucapkan rasa terimakasih. Ada rasa bahagia yang membuncah di d**a Bee karena bisa langsung belajar membuat kebaya dari ahlinya selain itu kasih sayang dan perhatian Ibu Aneu yang seperti seorang Ibu membuat Bee nyaman berada di dekat wanita paruh baya itu. Bee lupa waktu dan lupa segalanya bila sudah bersama Ibu Aneu. “Ladies!!” Gio berseru ketika masuk ke ruang kerja Ibu Aneu. Bee mengerjap, tubuhnya menegang saat matanya bertemu dengan mata hazel lelaki itu. Ia masih belum meminta maaf tentang kejadian semalam tapi nampaknya Gio tidak mempermasalahkan, terlihat dari

