Ia segera menuju ke kantornya Alvin. Ya, siapa tahu dia memang lagi di kantor. "Mbak, apa Kak alvin tadi kesini?" tanya Kim pada receptionist "I-iya, Mbak, saya lihat Pak Alvin udah datang dari tadi," jawabnya gugup. Padahal Kim hanya bertanya dengan nada biasa tanpa menunjukkan emosi. Tapi, tetap saja dia terlihat takut. "Dia ada di mana?" "Saya nggak tahu Mbak, mungkin ada di ruangan beliau," jawabnya. Di saat itu tiba-tiba Kim melihat Alin, sekretaris Alvin yang baru saja keluar dari lift. "Mbak Alin!" teriak Kim sambil berlari menghampiri Alin. Alin yang merasa namanya dipanggil pun, menghentikan langkahnya dan mengarahkan pandangan pada asal suara. "Mbak, Kim." "Kak Alvin ada dimana?" tanya Kim padanya. "Pak Alvin mungkin ada di ruangan private beliau Mbak. Karna kalau di r

