BAB : 86

891 Kata

Mendengar itu, baik Alvin ataupun Kim mengedarkan pandangan mereka ke asal sumber suara. "Dion!?" Kaget Kim. Bisa dibayangin tampangnya Alvin saat ini. Kulitnya kan putih tu, jadi kalau lagi marah, itu mukanya langsung berubah memerah. "Selesaiin urusan kamu, aku tunggu di mobil," ujar Alvin dingin dan langsung berlalu meninggalkan Kim dan Dion. "Kak," panggil Kim, tapi tak dihiraukannya. "Kenapa dia. Dasar orang aneh," ucap Dion melihat reaksi Alvin. "Ih, Dion, kamu ngapain sih disini. Bikin masalah buat aku tau nggak," kesal Kim. "Salahku apa?"  Dion memasang tampang seakan merasa tak punya salah. Padahal salahnya besar sekali. "Udah, mulai sekarang jangan ganggu hidup aku lagi, oke," peringatkan Kim.  Ia langsung keluar dari cafe menyusul Alvin yang sudah keluar lebih dulu. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN